Hai Kawan, aku Chika. Seperti biasa, aku pulang kuliah bareng temanku, kiki. Rumah kami searah. Rumah Kiki lebih jauh dari rumahku. Ya.. kurang lebih 30 menit naik angkot dari rumahku.
Semester ini aku tidak banyak sekelas dengannya. Hari ini, aku sudah janjian akan pulang bareng dengannya. Tapi dia masih ada kelas. Jadi, aku harus menunggunya deh. Tapi tidak apa-apa, aku masih bisa ngobrol-ngobrol dengan teman-temanku yang lain.
“duh.. Kiki lama banget ya…, kok belum keluar-keluar juga”, keluhku pada Ana.
“ya udah, lihat aja ke kelasnya. Sudah selesai belum”, Ana memberikan solusi. Ana memang temanku yang paling tenang.
Dengan semangat 45 aku menuju kelasnya Kiki. “oh.. lagi pada ngerjain soal”, gumamku dalam hati. “eh, gak ada dosennya. Masuk aja ah…”. Kelasnya bu Diana memang atraktif. Karena soal-soal yang diberikannya juga tidak kalah atraktifnya. Hahaha…
Aku melihat Kiki berdiri di dekat kursi paling depan. Begitulah, Kiki memang jenius. Dia tampak sedang mengajari temannya untuk mengerjakan soal yang diberikan bu Diana. Aku langsung menghampirinya. Selagi dosennya tidak ada, jangan disia-siakan.
“Kiki !!, Ki, jadi pulang bareng gak?”, tanyaku dengan berapi-api. Ih.. Kiki kok diam aja sih. Gak merespon ku sama sekali. “Kiki !! Jadi pulang bareng gak? Masih lama gak?” tanyaku dengan nada lebih tinggi sambil memegang bahunya.
Lalu Kiki pun menoleh padaku sambil tersenyum. Tapi, aku melihat wajah yang berbeda. Lho, kok bukan Kiki?
“eh bu Diana… maaf bu salah orang”, oh… aku malu sekali…. Dengan kecepatan cahaya dan jurus tanpa bayangan, aku meninggalkan kelasnya Kiki.
Hua………. Akyu malyu….. huh dasar ceroboh !





pengalaman pribadi waktu kuliah ya bu????
Oleh: nenk on Juni 3, 2009
at 4:28 pm
hmm…………….
Oleh: tsabitamuthmainnah on Mei 24, 2010
at 1:23 pm