Oleh: tsabitamuthmainnah | Oktober 29, 2008

Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala!

Beberapa orang merasa bahwa diri mereka terlibat dalam perang dunia,

padahal mereka sedang berada di atas tempat tidur. Tatkala perang itu usai,

yang mereka peroleb adalah luka di pencernaan mereka, tekanan darah

ringgi dan penyakit aula. Mereka selalu merasa terlibat dengan semua

peristiwa. Mereka marah dengan naiknya harga-harga, gusar karena hujan

tak segera turun, dan kalang kabut tak karuan karena turunnya nilai mata

uang. Mereka selalu berada dalam kegelisahan dan kesedihan yang tak

berkesudahan.

La Tahzan 39

{Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka.}

(QS. Al-Munafiqun: 4)

Nasehat saya untuk Anda: jangan meletakkan bola dunia di atas

kepala. Biarkan semua peristiwa itu terjadi, dan jangan disimpan di dalam

usus. Orang yang memiliki hati seperti bunga karang akan menyerap semua

isu dan kasak-kusuk, termakan oleh masalah-masalah kecil, dan mudah

terguncang karena peristiwa-peristiwa yang terjadi. Hati seperti ini sangat

potensial menjadi awal kehancuran.

Mereka yang berpegang pada prinsip yang benar akan senantiasa

bertambah keimanannya dengan nasehat-nasehat dan ‘Ibrah. Sedangkan

mereka yang berpegang pada prinsip yang lemah akan semakin takut terhadap

keguncangan. Di hadapan segala bencana dan musibah, hal yang paling

berguna adalah hati yang berani. Seorang pemberani memiliki sikap yang

teguh dan emosi yang terkendali, keyakinan yang menancap tajam, syaraf

yang dingin dan hati yang lapang. Sedangkan seorang pengecut justru akan

membunuh dirinya sendiri berulang kali, setiap hari, dengan pedang

khayalan, ramalan, kabar yang tak jelas, dan kasak-kusuk. Jika Anda

menginginkan sebuah kehidupan yang berlandasan kuat, maka hadapilah

semua permasalahan dengan keberanian dan ketabahan. Jangan terlalu

mudah digoyang oleh mereka yang tidak memiliki keyakinan. Jangan merasa

terjepit oleh semua tipu daya mereka. Jadilah orang yang lebih kuat dari

peristiwa itu sendiri, lebih kencang dari angin puyuh, dan lebih kuat dari

angin topan. Sungguh kasihan mereka yang memiliki hati yang lemah, betapa

hari-hari selalu mengguncang dirinya.

{Dan, sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada

kehidupan (di dunia).}

(QS. Al-Baqarah: 96)

Sedangkan orang-orang yang memiliki hati yang kuat akan senantiasa

mendapatkan pertolongan dari Allah dan senantiasa yakin dengan janji-

Nya.

{Lalu, menurunkan ketenangan atas mereka.}

(QS. Al-Fath: 18)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.